Karena asupan setelah olahraga terlalu banyak, terjadi keseimbangan energi positif sehingga berat badan bertambah. Alasan mendasar kenaikan berat badan adalah karena asupan energi lebih besar daripada konsumsi energi.
1. Keseimbangan energi positif dan negatif: Ketika konsumsi energi lebih besar dari asupan makanan, itu adalah keseimbangan energi negatif, dan berat badan berkurang; ketika konsumsi energi lebih sedikit dari asupan makanan, itu adalah keseimbangan energi positif, dan berat badan bertambah.
2. Hubungan antara olahraga dan berat badan: Seperti dijelaskan keseimbangan energi positif dan negatif di atas, berat badan tidak hanya berkaitan dengan olahraga, tetapi juga dengan asupan makanan sehari-hari. Meski Anda berolahraga berat setiap hari, namun jika Anda tidak bisa mengontrol pola makan sehari-hari, maka berat badan Anda hanya akan bertambah dan tidak berkurang. Apalagi setelah lama melakukan latihan fisik, gairah tubuh terhadap asupan makanan akan meningkat, dan tubuh manusia akan mengonsumsi lebih banyak makanan saat ini.
Untuk benar-benar mencapai penurunan berat badan, latihan fisik dan rencana pengendalian diet yang ilmiah dan efektif harus dirumuskan. Mengenai latihan fisik, penelitian yang relevan menunjukkan bahwa dibandingkan dengan latihan kekuatan yang intens, latihan aerobik yang intens menghabiskan lebih banyak energi dalam jangka waktu yang sama, sehingga dapat menurunkan berat badan dengan lebih efektif.
Tubuh manusia adalah organisasi yang sangat kompleks. Tidak mungkin mengontrol berat badan secara sempurna hanya dengan mengontrol input dan output, karena perubahan berat badan juga terkait dengan banyak faktor, seperti kadar katekolamin dan kadar glukokortikoid.

